Pekan Perkenalan Khutbatul-Arsy

Pekan Perkenalan Khutbatul `Arsy, berdasarkan istilah bahasa adalah khutbah tertinggi. Khutbah yang disampaikan oleh pimpinan peantren dan guru-guru yang diberi kepercayaan oleh pondok untuk menyampaikan ceramah tentang nilai-nilai dan jiwa-jiwa kepesantrenan. Hal ini sangat penting untuk disampaikan kepada seluruh santri agar tidak salah niat ketika masuk di dalam pondok. Pekan perkenalan ini diiisi dengan berbagai kegiatan untuk memberi bekal kepada santri tentang kehidupan, kegiatan cara berpakaian, cara mengatur waktu di pesantren, mengenal dan memahami orientasi pendidikannya. Hal ini sangat penting untuk disampaikan agar santri tidak salah niat masuk pondok, serta lebih mengenal dan memahami maksud dan tujuan dari disiplin yang ada di dalam pondok.

Dalam menyambut acara Khutbatul Arsy, santri akan disibukkan dengan berbagai kegiatan. Kegiatan yang dilaksankan bertujuan untuk mendidik santri dan santriwati untuk lebih mandiri dalam mengatur kegiatan pondok, punya pengetahuan luas, mampu berfikir bebas, serta meningkatkan ukhuwah islamiyah antara sesama santri. Sedangkan bagi santri baru kegiatan ini dimaksudkan agar mereka mampu beradaptasi dengan kebiasaan baru yang ada di dalam pondok. Pada tahun ini pula, niat pimpinan pondok untuk membangun asrama dan ruang belajar bagi santri dan santriwati diungkapkan ketuka beliau melaksanakan inspeksi barisan konsulat.

Ungkapan ini yang selalu memotivasi santri dan santriwati Pondok Modern Mathla`ul Hidayah Darussalam agar berusaha untuk terus menerus di setiap tahun ajaran baru memeriahkan pelaksanaan upacara Apel Tahunan dengan berbagai inovasi dan kreativitas dari penampilan-penampilan hingga parade barisan. Dalam upacara tersebut santri putra menampilkan Campur sari, Atraksi Koordinator (Atkor), dan Reog Ponorogo. Sedangkan santriwati menampilkan Grand Opening, Tari Nusantara, Marawis, dan Grand Closing.

Begitulah cara Pondok Modern Mathla`ul Hidayah Darussalam mendidik santri dan santriwatinya untuk menubumbuhkan jiwa keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah islamiyah, dan kebebasan. Dengan tujuan yakni menghasilkan santri yang berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, serta mempunyai kebebasan dalam berpikir. Pepatah kyai yang selau kami ingat, “Sebesar itu keinsyafanmu, sebesar itu pula keberuntunganmu”.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Lainnya

Berita Lainnya

Gebyar Muharram

GEBYAR MUHARRAM     Seperti yang kita ketahui bahwasanya tahun baru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x